latihan instruktur kader imm (hari ke 3)

Oktober 21, 2008

Hari ketiga mungkin akan menjadi hari yang lebih baik dari pada hari ke 2. Karena kita melakukan diklat dengan metode workshop. Hal ini tentunya yang sangat disenangi oleh para peserta karena ilmu yang dipelajari selama 3 hari tersebut dapat diimplementasikan meskipun hanya dalam tataranĀ  simulasi.

Pada Workshop pertama ,giliran kelompok kami yang mempresentasikan tentang RKTL (Rencana Tindak Lanjut Kader) materi ini berisikan tentang bagaimana men follow up kader agar kader tidak merasa tidak diperhatikan. Pada Presentasi ini kami cukup sukses dalam mempresentasikannya meskipun timbul pro kontra karena kami tidak melalui alur bepikir yang sesuai dengan teori yang disampaikan pemateri. Tetapi dengan cukup bijasana kelompok kami menyikapi hal itu dengan semangat dagel sehingga sukses dalam pelaksanaannya.

Berikutnya giliran kelompok 3 yang mempresentasikan tentang Simulasi pembuatan pelatihan, tapi sayangnya banyak sekali kekurangan yang dinilai cukup fatal oleh pemateri maupun oleh peserta, sehingga jalannya presentasi ini diiringi oleh debat yang begitu dahsyat untuk saling menguatkan argumentasinya.

Berikutnya yang yang mempunyai kesempatan tampil adalah kelompok 2 yang menyebut dirinya kelompok orang cerdas, dan memang terbukti dengan presentasi yang cukup menarik dapat membuat peserta yang lain terdiam tanpa melalui debat yang sengit lagi.

Acara berlanjut ke acara bersih – bersih , semua anggota turut membantu alam pelaksanaan tersebut. Sekaligus menunggu kendaraan yang menjemput kawan – kawan untuk kembali ke daerah masing – masing.

Selamat jalan LID Gresik, Kenangan yang penuh pesona

Selamat berjuang Instruktur, Instruktur progresif ikatan

Selamat datang DAD kami siap menjadi instruktur untuk DAD


Latihan Instruktur Kader Gresik (hari ke 2)

Oktober 21, 2008

Hari ke – 2 ini merupakan hari yang cukup tragis tetapi cukup berkesan. Kenapa kok tragis ?? karena dompet immawan Ulum pada waktu Sholat shubuh hilang , entah dicuri atau kelupaan. tetapi Setelah dicari sampai hari akhir tetap juga tidak ketemu.

Materi – materi pun berlalu , dimulai oleh mnajemen kelas yang dibawaka oleh Immawan Mukayat S,Ag, lalu tentang Cara Berpikir orang dewasa yang dibawakan oleh mas ainul. maupunmateri tentang manajemen pelatihan dari ketua PC IMM Surabaya , A’yun.Semua acara berlangsung cukup menarik dan seru.

Tak terasa dua hari berlalu begitu cepat, rasa persaudaraan diantara kami semakin kental. Bahkan ada sebuah anekdot unik bahwa alumni LID merupakan anak – anak yang suka dagel. maka dipilihlah Immawan Abidin dari Gresik sebagai Kabid Dagel DPD (Dewan pimpinan Dagel )IMM (Ikatan Mahasaiswa Melucu).

Joke – joke segar selalu memenuhi ruangan kelas ketika ada materi,meskipun begitu pemateri yang rata – rata masih muda dapat memaklumi hal itu . Satu hal yang membuat aku salut dan tercengang terhadap kehisupan didesa Patenan, yaitu budaya Sholat Maghrib berjamaah.

Dimasjid yang begitu besar dan megah itu ternyata kalo Sholat maghrib hampir 70 % terisi penuh. Hal itu mengingatkan saya ketika bulan Ramadhan yaitu ketika sholat tarawih. Ternyata usut punya usut , memang itu adalah kebiasaan warga sekitar, dan bagi siswa pada maghrib itu memang diwajibkan mengaji oleh gurunya.

Acara terus berlangsung hingga dini hari, Pukul 20.00an adalah materi tentang sistem perkaderan yang dibawakan oleh mas Hasan Asya’ri mantan kabid kader PP IMM . Setelah itu adalah materi tentang Instruktur yang dibawakan oleh Muslimun (kabid Dakwah PP IMM ), Materi memang benar – benar hidup , ilmu retorika dari pemateri memang sungguh luar biasa dapat menggiring peserta untuk berpartisipasi aktif dalam materi tersebut.

Setelah acara tersebut dilanjutkan oleh workshop oleh MOT (Ulul Azmi Rizal), kami dibagi menjadi tiga kelompok untuk merencakan sebuah perkaderan dasarĀ  di IMM. diskusi ini sangat menarik , sehingga baru selesai sampai pukul 02.00 keesokan harinya.

Dikarenakan pengujian terhadap khasus ini besok pagi maka kami langsung terlelap setelah melakukan diskusi dalam merencanakan perkaderan dasar (DAD) di IMM.


Latihan Instruktur Kader Oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Gresik (Hari 1)

Oktober 21, 2008

Pelaksanaannya tanggal 17 – 20 oktober di desa Pantenan Kecamatan Panceng. Kami dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah cabang bangkalan berangkat hari jumat tanggal 17 okt 2008 pukul 16.00 WIB. Kami berangkat dengan 2 kloter . Kloter pertama menggunakan sepeda motor dengan 6 punggawanya yaitu Immawan Taufiqurrahman, Chusnul, Saipul, Joni, Ulum, dan Immawati Yeni. Sedangkan yang lainnya (kloter 2) berangkat menggunakan angkot yaitu immawan Aan, Prima, Marto.

Perjalanan cukup panjang dan melelahkan , tetapi demi menjadi seorang kader progresif ikatan tentu kami menjaaninya dengan penuh semangat. Sampai disana kami tiba pukul 19.00 WIB . Kami disambut oleh rekan immawan/ti disana. Lalu karena pada saat itu adalah waktu makan , kami langsung dipersilahkan makan dan kamipun makan dengan lahapnya.

Malam pun berlalu dengan materi tentang ketauhidan yang dipandu oleh Bpk. Affan (Ketua Ranting Muhammadiyah Panceng). MEskipun ngantuk tetapi karena materi yang disampaikan cukup menarik acara pun cukup berjalan dengan baik. Pertanyaan demin pertanyaan mengalir dengan begitu deras. Akhirnya Materi disudahi pukul 22.00 WIB dan teman – teman pun dipersilahkan untuk tidur.

Tapi Kesempatan untuk berkumpul dengan teman seperjuangan tidak akan kami sia-siakan,kami (Taufiq, Aan) pun berdiskusi dengan Immawan Edy dari gresik dan Immawan Arik dari Malang. Benar – benar perdiskusian yang amat seru dan bermakna dimana kami saling bertukar pikiran dari keadaan daerah masing masing , dan tentunya mencari solusi dari akar permasalahan perkaderan IMM saat ini.

Diskusi terus mengalir hingga tak tersa mata pun mengantuk , satu persatu peserta diskusi berguguran tak terkecuali aku. Hingga kita pun melanjutkan kisah perjuangan menuju kader progresif di keesokan harinya.

Bersambung ……………..


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.